Perhelatan Konfrensi Asia Afrika ke-60 semakin mendekati hari H. Namun perkembangannya beberapa negara masih belum memberikan konfirmasi resminya.
Hingga hari ini, tercatat lebih dari 25 kepala negara akan hadir, dan lainnya juga telah menyatakan kehadirannya walau masih belum dalam bentuk tulis atau hanya perwakilan dari kepala negaranya saja.
Program KTT terhitung sejak 22-23 April 2015 dan di helat Jakarta, serta komemorasi pada tanggal 24 April 2015 di Bandung.
Dalam siaran persnya, menteri luar negeri Indonesia, Retno LP Marsudi, menjelaskan presiden juga akan menjalani 18 pertemuan bilateral, seperti dengan China, Myanmar, Pakistan, Bangladesh, Zimbabwe, Mozambik, Mesir, Nepal, Yordania, Zuazilan, Jepang, dan Seychelles.
Mentri Retno juga menjelaskan KAA tahun ini mengedepankan tema 'Solidarity and Cooperation Grow Together' dengan tiga poin utama.
"Pertama adalah Bandung message dalam pembangunan ekonomi sosial budaya, kedua adalah deklarasi peningkatan peran Asia-Afrika, dan ketiga adalah pendeklarasian status kemerdekaan Palestina," ungkap Retno di kantornya, (10/4).
Dokumen persiapan KAA sampai saat ini sudah mencapai tahap 95 persen dan akan dirampungkan di Jakarta.
"Ini bukan hanya acara peringatan. Asia adalah mesin pertumbuhan, Afrika adalah benua. KAA bertujuan menghubungkan keduanya," tambahnya.
KAA ke-60 juga bukan sekadar momentum sejarah namun lebih dari itu, membahas ekonomi dan budaya.
"KAA business summit akan dihadiri 200 pebisnis, dan kita ingin rasa kepercayaan ekonomi Asia terjalin di KAA," ujar Retno.
Pada kesempatan yang sama, juru bicara Kemlu Arrmanatha Nasir mengatakan sejumlah 57 negara sudah pasti hadir, seperti raja, presiden, menlu, atau wakilnya ataupun utusan khusus mereka.
Saat disinggung tentang kehadiran Filipina, Tata, sapaan akrabnya, menegaskan, Filipina memang dipastikan tidak hadir dalam perhelatan KAA ke-60.
"Filipina sudah dipastikan tidak hadir karena alasan pribadi mereka dan bukan karena ada konflik dengan Indonesia," tutupnya.
Baca juga:
PT Pos Indonesia luncurkan perangko edisi khusus KAA ke-60
Luhut jamin ledakan di Tanah Abang tak ganggu pelaksanaan KAA
Lemsaneg pastikan informasi rahasia di KAA tidak bocor
Hukuman mati RI tak halangi beberapa negara hadiri 60 tahun KAA
Aksi Paspampres gelar simulasi pengamanan Konferensi Asia Afrika
Dilarang keras demonstrasi di Bandung selama penyelenggaraan KAA
Amankan Konferensi Asia Afrika, prajurit TNI AU jaga ring 1
from Merdeka.com http://ift.tt/1Gwt9tP
via Iklan Baris, Berita Terbaru
0 comments:
Post a Comment