TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Meskipun baru diluncurkan awal Januari 2015 lalu, Paktor aplikasi mobile sosial berhasil menggaet 500 ribu pengguna di Indonesia.
Joseph Phua, CEO dan pendiri Paktor menyatakan, kondisi ini mencerminkan orang Indonesia sudah mulai mengubah cara mereka untuk berhubungan dengan orang lain dan menjalin pertemanan atau persahabatan.
"Setelah melihat pertumbuhan positif dalam kuartal pertama, kami yakin Indonesia sebagai salah satu pasar kunci," katanya, Rabu (8/4/2015).
Dikatakannya, sebagai aplikasi mobile sosial dengan pertumbuhan tercepat di Asia dari jumlah unduhan dan penggunaan, pihaknya menargetkan untuk mencapai lebih dari 4 juta pengguna hingga akhir kuartal kedua.
"Kami optimis Indonesia dapat menyumbangkan angka yang sangat signifikan dalam upaya pencapaian target tersebut. Potensi di Indonesia ini juga didukung oleh karakter orang Indonesia yang sangat ramah dan suka menjalin pertemanan dengan orang baru,” kata Joseph.
Potensi Indonesia ini juga ditunjukkan oleh laporan eMarketer pada bulan Desember 2014 yang memperkirakan bahwa pada tahun 2018, Indonesia akan memiliki 100 juta pengguna ponsel pintar (smartphone) yang aktif.
Saat ini, Paktor memiliki 2,5 juta total pengguna di seluruh Asia. Dalam sebulan, rata-rata Paktor memperoleh 300 juta swipe dan berhasil memfasilitasi 7,5 juta perkenalan baru.
from Tribunnews.com http://ift.tt/1GsEXxh
via Iklan Baris, Teknologi
0 comments:
Post a Comment