TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI
Suasana belajar mengajar siswa dengan kondisi tiga kelas siswa yang digabung menjadi satu ruangan kelas karena minimnya ruangan di Sekolah Dasar (SD) PAB TI Jalan Pertahanan Brayan, Medan, Sumatera Utara, Jumat (27/3/2015). Tiga kelas yang digabung menjadi satu yaitu kelas I, II, dan III terpaksa dilakukan dengan kondisi ruangan kelas rusak berat dan hingga kini belum juga mendapatkan perhatian pemerintah kota Medan. TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI
TRIBUNNEWS.COM, KORSEL - Peringkat tertinggi sekolah-sekolah global telah diterbitkan, dan negara-negara Asia menempati lima posisi teratas sementara negara-negara Afrika dengan peringkat terendah dan Indonesia ke delapan dari bawah.
Singapura memimpin di peringkat pertama, diikuti oleh Hong Kong. Di ujung lain, Ghana menduduki posisi terbawah.
Sementara Indonesia menduduki posisi nomor 69 dari 76 negara.
Inggris menempati peringkat 20, sedangkan beberapa negara Eropa lainnya berprestasi lebih baik. Amerika Serikat bertengger di posisis 28.
Organisasi kerjasama dan pembangunan Eropa OECD mengatakan perbandingan itu diambil berdasarkan hasil tes di 76 negara serta menunjukkan hubungan antara pendidikan dan pertumbuhan ekonomi.
"Ini pertama kalinya kami memiliki skala yang benar-benar global mengenai kualitas pendidikan," kata direktur pendidikan OECD, Andreas Schleicher.
"Idenya adalah memberikan akses kepada berbagai negara, kaya dan miskin, untuk membandingkan negeri mereka dengan negeri-negeri maju dunia dalam pendidikan, untuk menemukan kekuatan dan kelemahan masing-masing, dan untuk melihat dampak peningkatan kualitas di sekolah terhadap ekonomi jangka panjang, "katanya.
This entry passed through the Full-Text RSS service - if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at http://ift.tt/jcXqJW.
from Tribunnews.com http://ift.tt/1E4UFYp
via Iklan Baris, Berita Internasional, Mancanegara
0 comments:
Post a Comment