Warta Kota/Nur Ichsan
NOBAR - Roro Fitria, pada acara nonton bareng film Darker Than Night di Blitzmegalpex, Mal Pasific Place, Jakarta Selatan, Rabu (4/2). Film Darker Than Night , merupakan film daur ulang yang pernah dirilis sebelumnya dengan judul sama pada tahun 1975, namun film Darker Than Night yang sekarang bisa dipastikan lebih menyeramkan dari aslinya. Film Darker Than Night tayang mulai 4 Februari di seluruh bioskop Blitzmegaplex dan Platinum. Warta Kota/nur ichsan
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Roro Fitria menampik tudingan publik yang menilainya sebagai artis 'panggilan' dengan tarif tertentu.
Dalam jumpa persnya, Roro berapi-api menjelaskan betapa sulitnya orang diluar manajemennya, untuk bertemu dengan Roro, jika tak ada jadwal khusus. Apalagi, untuk memintanya melayani pria hidung belang.
"Kalau aku lagi off air, untuk hal di luar rider (permintaan), setiap off air itu diatur dalam buku rider, ada rulesnya. Kalau ada kegiatan di luar rules akan saya tolak," tutur Roro seperti dikutip Tribunnews.com dari Tabloidnova.com
Roro yang ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (12/5/2015) malam, mengelak tudingan bahwa ia pernah menyetujui ajakan pria-pria di luar sana yang mampu membayarnya dengan harga fantastis.
"Alhamdulillah belum pernah, memang kalau ada apa-apa (selama kontrak kerja) enggak langsung ngomong ke saya, tapi ke manajemen."
Meski menampik dengan tegas anggapan miring itu, Roro tak mengelak sempat mendengar selentingan miring seputar rekan artis yang juga menerima pekerjaan diluar 'kontrak resmi'. "Dengar selentingan kecil, saya dengar. Tapi saya takut salah bicara, karena enggak pernah masuk ke dalam wilayah itu," kilah Roro.
Okki/Tabloidnova.com.
This entry passed through the Full-Text RSS service - if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at http://ift.tt/jcXqJW.
from Tribunnews.com http://ift.tt/1AVPmuy
via Iklan Baris, Info Selebritis
0 comments:
Post a Comment