Pasar Cipulir yang berada di Jakarta Selatan terendam banjir selama lima hari. Hal itu dinilai oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akibat Suku Dinas Pekerjaan Umum Tata Air Jakarta Selatan tidak becus bekerja.
"Makanya saya sudah kontak kepada Sudin Jaksel, saya juga sudah bilang sama Kepala Dinas kalau Sudin Jaksel enggak bisa kerja tuh pas saya tinjau mereka. Padahal kita punya rumah pompa, mobil pompa segala macam masa kamu biarin," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (24/3).
Menurutnya, banjir yang melanda daerah Kemang juga tak diurus oleh Sudin Tata Air Jakarta Selatan. Sikapnya itu tidak masuk akal sebagai pelayan masyarakat.
"Makanya dia enggak peduli yang di Kemang juga saya cek dia enggak peduli. Konyol saja itu sudin kok kayak begitu saya bilang," terang dia.
Lanjut dia, Sudin Jakarta Selatan yang bandel ini akan segera dievaluasi. Sikapnya yang masa bodoh dapat mengakibatkan masyarakat tidak mendapatkan pelayanan yang optimal.
"Makanya saya tanya Pak Agus (Kepala Dinas Tata Air DKI Jakarta, Agus Priyono) kenapa pilih dia konyol saja ini orang. Enggak tahu nanti dievaluasi," pungkas dia.
Baca juga:
Jakarta banjir lagi, Ahok salahkan warga tinggal di bantaran kali
Ahok bakal beli tanah pengembang properti di daerah resapan air
Ahok: Banjir jangan dijadikan proyek!
Ahok habisi permukiman penduduk sepanjang Kali Krukut tahun ini
Ahok bakal tertibkan permukiman pinggir sungai meski dimaki warga
Pantau posko banjir Petogogan, Ahok bagi-bagi makanan
Blusukan pantau banjir, Ahok siapkan rusun buat warga bantaran kali
from Merdeka.com http://ift.tt/19Ncq7V
via Iklan Baris, Berita Terbaru
0 comments:
Post a Comment