Seorang ibu bernama Suhemi tega menganiaya anak tirinya, Denis Apriliyan. Oleh ibu tirinya, Denis disiksa dengan cara disetrika di bagian wajah dan diinjak kepalanya.
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) merasa perihatin saat mendengar kabar tersebut. Namun, dia enggan memberikan komentar lebih jauh mengenai kejadian ini.
"Saya pikir itu kasihan sekali sih, anak 10 tahun. Saya cuma bisa bilang, orang bilang lebih kejam ibu kota daripada ibu tiri. Ternyata lebih kejam ibu tiri, tapi itu masalah keluarga," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (24/3).
Dia mengharapkan, dengan adanya kejadian seperti ini fungsi RT dan RW berjalan. Karena warga yang memiliki masalah, terutama konflik rumah tangga, dapat diketahui dan dicegah.
"Setiap keluarga ada kesusahan sendiri. Jadi susah mengetahuinya, ada 10 juta orang, ada kejadian begitu ya susah," pungkas dia.
Sebelumnya diketahui, Kepolisian Resort Metro Jakarta Timur telah mengamankan Suhemi, ibu yang tega menganiaya anak tirinya, Denis Apriliyan. Denis disiksa dengan cara disetrika di bagian wajah dan diinjak kepalanya.
Peristiwa ini terjadi pada Minggu, 22 Maret 2015 pukul 14.30 WIB di kediaman mereka di Jl Masjid Al-Wusto RT 09/07, Kelurahan Bambu, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur. Suhemi geram karena Denis tak mengenal waktu saat bermain, malas belajar dan suka buang air besar di celana.
Baca juga:
Ini kronologi ibu setrika dan injak anak tiri
Selain disetrika, kepala Denis sempat diinjak ibu tiri
Keasyikan main, bocah 10 tahun disetrika ibu tiri
Sadis, ibu gorok leher anaknya sendiri usai salat subuh
Sebelum dapat wangsit gorok leher anak, tatapan mata Dian kosong
Saat gorok leher anak, Dian tutup wajah anaknya dengan mukena
Usai salat tahajud, Dian mengaku dapat wangsit gorok leher anak
from Merdeka.com http://ift.tt/18V5CUA
via Iklan Baris
0 comments:
Post a Comment